Bercerita tentang budaya dan alam Sambas, sambil melestarikan bahasa Sambas
KAMPANYE HITAM
Dapatkan link
Facebook
X
Pinterest
Email
Aplikasi Lainnya
-
Saya benar-benar risih dengan banyaknya kampanye hitam. Seharusnya kita semua menyebarkan visi, misi, dan keunggulan capres kita masing-masing. Kita tidak perlu menyebarkan aib, apalagi fitnah yang berkaitan dengan capres lain.
Pernahkah anda melihat buah pisang ini di toko buah, baik di pasar tradisional atau di pasar modern? Saya yakin anda tidak pernah melihatnya. Karena pisang ini termasuk pisang langka yang masih jarang dibudidayakan. Padahal pisang ini rasanya sangat enak, sangat mirip rasa pisang ambon. Jika diolah menjadi keripik, rasa manis alami akan muncul walau tidak diberi gula atau pemanis buatan, dengan syarat pisang yang diolah kondisinya sudah tua mendekati matang. Saya menyebutnya pisang sesat, karena tidak ada yang tahu nama pisang ini. Saya juga tidak pernah menemukan pisang ini di pasar buah. Menurut teman yang memberikan bibit pisang ini namanya pisang Barangan Jambi. Entah darimana dia dapat bibit saya juga tidak tahu. Ketika saya cari di internet ternyata pisang ini mirip dengan yang namanya Maoli Banana, pisang langka dari Hawaii . Tapi si Maoli Banana ini agak berbeda dengan pisang yang saya punya. Maoli Banana sisirnya lebih banyak, bisa sampai 10 sisir. Sementara pis...
Surat tanah yang dikeluarkan jaman penjajahan Belanda dan Jepang ini kami temukan secara tidak sengaja ketika membongkar arsip milik orang tua. Ada beberapa fakta menarik dari kedua surat ini: 1. Surat ini dibuat bolak balik dalam satu lembar. Halaman pertama adalah surat penolakan permohonan pembuatan surat tanah yang diajukan oleh Bana Bin Ali yang dikeluarkan jaman penjajahan Belanda. Halaman kedua adalah surat izin mengusahakan tanah yang dikeluarkan jaman penjajahan Jepang. Diduga kuat bahwa tanah tersebut terdapat sengketa antara Bana bin Ali dan H. Ahmad bin H. Bakar dan dimenangkan oleh H. Ahmad bin H. Bakar sehingga H. Ahmad lah yang memperoleh izin untuk mengusahakan tanah tersebut. Surat izin tersebut dibuat dibelakang surat penolakan permohonan oleh pemerintah penjajah Belanda untuk menunjukkan bahwa pemilik yang sah adalah H. Ahmad karena permohonan oleh Bana bin Ali sebelumnya telah ditolak. 2. Pemerintah penjajah Belanda tidak sembarangan mengeluark...
Video klip lagu "Kapal Belon" versi felam "Kembang Polaria" Ito' di baro' namenye lagu daerah. Bukan hanye liriknye tolen yang makai bahase sambas, tapi alat musik yang digunekan pun nggunekan alat musik tradisional macam nak tahar, piol, akordion, gandang, dan suling. Sibalom lagu ito' sebenarnye jak dah ade juak lagu yang bebahase daerah Melayu Sambas, tapi musik pengiringnye nggunekan alat bend modern, jadi rase daan sadap gila'. Luar biase jua' biak yang nyiptekan dan mengaransemen lagu ito'. Waktu pertame ndangar lagu ito' rase ngeranjang jua' bulu ndangarnye. Mate pun da'an terase bekace-kace, karne ade rase bangga dengan rase kagum campor adok. Ge' dolo' sampat jua' ade rase khawater bahwe bahase Melayu Sambas akan ilang ditalan jaman karne biak muda' kini labeh suke nggunekan bahase luar yang dianggapnye labeh lawa (liat tulisan sebelumnye " Bahase Sambas, Musnah Jua' Ke Akhernye Kaknye ?...
Komentar
Posting Komentar